a
Halaman Utama arrow Ekspedisi arrow Tim Kodal II arrow Pulau Bangkit Kaya Sumber Daya Laut
Tuesday, 07 September 2010
 
 
Pulau Bangkit Kaya Sumber Daya Laut
Friday, 12 June 2009

Jumat (12/6), Tim Nusa Antara II selesai melakukan pendataan di Pulau Bangkit. Di Pulau yang tak berpenduduk di utara Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut, Tim menemukan banyaknya ikan dan biota laut lainnya di sekitar perairannya.

Tim Nusa Antara II tiba di Pulau Bangkit sekitar pukul 11.30 WITA dengan menggunakan perahu tradisional, Kamis (11/6). Kwangdang, desa terakhir sebelum memasuki pulau terluar, merupakan tempat mereka memulai perjalanan.

Arif Faturahman, Anggota Tim Nusa Antara II mengatakan penduduk Kwangdang menyebut pulau ini dengan Pulau Bongkil.

“Nama Bongkil berasal dari tanaman umbi umbian yang tumbuh di sekitar pulau “ Katanya. Selain itu, Nelayan menyebutnya Pulau Lampu karena terdapatnya menara suar di pulau ini.

Pulau Bangkit tak berpenduduk, namun nelayan sekitarnya sering melaut hingga ke pulau ini untuk mencari ikan.

“Perairanya kaya akan sumber daya laut. Tak heran banyak nelayan yang mendatangi pulau ini” Tambah Arif. Menurut Arif, banyaknya sumber daya laut berasal dari kondisi geografis pulaunya.

Di sepanjang sisi Pulau Bangkit dikelilingi oleh karang. Hal itulah yang menjadi sebab banyaknya ikan karang yang berkembang biak di sekitar perairannya.

“ Ikan jenis Baronang, Kerapu dan Ikan Pari merupakan komoditas yang sering diperjualbelikan oleh Nelayan” Tambahnya.

Selain mencari ikan, Pulau Bangkit juga merupakan persinggahan nelayan. Jika hasil tangkapan tak terlalu banyak, Nelayan nelayan tersebut memilih bertahan di pulau ini. Biasanya mereka tinggal di pulau ini selama 1-2 hari.

Tim Nusa Antara II berada di Pulau Bangkit selama 2 hari. Dalam ekspedisinya, Tim Nusa Antara II berhasil memasang prasasti pulau terluar tepat di sebelah menara suar Pulau Bangkit. Dalam pemasangan prasasti tersebut ikut pula perwakilan masyarakat setempat yaitu Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Kwangdang dan perwakilan TNI AL, Prada Marjudi. Selain itu, Edwin anggota MAPALA Universitas Sam Ratulangi Menado ikut membantu Ekspedisi di pulau ini.

Setelah mendata Pulau Bangkit, Tim Nusa Antara II dijadwalkan berangkat menuju Kecamatan Atingola untuk mendata kondisi sosial masyarakat disana. Selesai mendata Atingola, mereka akan berangkat menuju Manado untuk mendata Pulau Manterawu.

  

 
Next >
 
Top! Top!