| Coklat, Komoditas Unggulan Masyarakat Sebatik |
| Thursday, 09 July 2009 | |
|
Kamis (9/7), Kehidupan ekonomi masyarakat pulau terdepan sangat beragam. Di Sebatik, pulau terdepan di Provinsi Kalimantan Timur, Masyarakatnya mengandalkan Coklat (Theobroma Cacao) sebagai salah satu komoditas untuk dijual ke Tawao, Sabah, Malaysia. Masyarakat Sebatik umumnya bermata pencaharian sebagai petani (kebun dan sawah). Petani menempati urutan pertama mata pencaharian masyarakat dengan 70 %, disusul oleh nelayan sebanyak 20 %, dan pedagang 10 %. Coklat, adalah salah satu komoditas unggulan Pulau Sebatik. Desa Sei Taiwan merupakan penghasil biji coklat terbesar di Pulau Sebatik. Disini, hampir di semua rumah penduduk punya pengolahan coklat. Menurut Ibu Ros (42), Sejak tahun 1980 an penduduk Sebatik sudah mulai menanam coklat. “Mulanya sekitar tahun 80 an penduduk menanam Coklat, puncaknya tahun 90 an kami merasakan panen raya” Tuturnya. Biji coklat yang mereka panen biasanya mereka jual ke “Sebelah”.”Sebelah" adalah sebutan setiap petani atau nelayan Sebatik untuk Tawao, Sabah, Malaysia yang menjadi tujuan penjualan hasil bumi. Ibu Ros menuturkan, dalam sebulan ia bisa mengirim sampai tujuh kali ke Malaysia. Setiap kali pengiriman jumlahnya 40 karung, dengan berat 40 Kilogram. Sedangkan harga jual yang ditetapkan petani ke Tawao 6,5 Ringgit Malaysia per Kilogram. Sementara petani menjual coklat 5,5 Ringgit Malaysia kepada pengepul. Setiap bulannya petani memanen buahnya sebanyak dua kali. Indonesia merupakan salahsatu penghasil Coklat curah Ketiga di Dunia ( Data Panen Tahun 2005). Tanaman ini umumnya tumbuh subur di iklim tropis. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi 10 meter. Namun untuk budidaya, Tanaman ini diperpendek menjadi 5 meter dengan menyamping untuk memperbanyak cabang produktif. Pulau Sebatik adalah pulau terdepan di Provinsi Kalimantan Timur. Pulau ini sangat unik dengan dua warga negara yang hidup secara berdampingan, Indonesia dan Malaysia. Wilayah pulau Sebatik memang terbagi menjadi dua wilayah Indonesia dan Malaysia. |
| < Prev |
|---|








